Langsung ke konten utama

Postingan

Kisah seorang Train Traveller #1

Suatu ketika Neechan berjalan menuju stasiun yang tak jauh dari tempat tinggalnya, Melihat ada sesuatu yang terlihat tak lazim dari dirinya, mulai dari baju, jaket, sepatu dan celana. Tetapi semua itu membuatnya tak aneh, karena semua orang yang sudah di tanyainya hanya bisa, TERTAWA. namun apa yang mereka tertawakan bukan masalah dari fisik Neechan dan itu adalah Sebuah earphone yang terlihat bergelantungan dengan sisi kanan earphone itu sudah di makan oleh makhluk pemakan earphone, siapakah itu ? Sembari melihat tertawaan orang orang-orang sekitar, Neechan gak pernah malu buat pasang earphone di telinganya meski itu sudah di makan oleh makhluk tersebut, dan dengan bodohnya, dia tak sadar earphone itu sudah dimakan. "Ini kuping rasa suntikan apa gimana yah? kok rasanya krenyes2 gitu" Tak habis pikir kalo itu sudah dimakan, lantas semua orang menertawakan Neechan dengan hal bodohnya karena sudah diburu waktu jam keberangkatan Kereta Api pada Minggu pagi kemare...

Hanya Sebuah Bayangan

Kota Kelahiran, 23 Mei 2016 Sore hari selepas pulang kantor, Neechan berjalan-jalan ke area pusat perbelanjaan di kota kelahirannya itu. Sambil melepas lelah, ketika menyebrang jalan di kawasan itu, Neechan melihat sekumpulan anak sekolah yang asyik mengabadikan momen mereka di lampu yang bertuliskan "I'm in Love Ngalam". Apa mungkin mereka akan menemukan jodohnya di Kota Tempe? ataukah Tuhan mempertemukan mereka di tempat itu? Neechan pikir Hanya Tuhan yang mengerti semuanya. Yang jelas, mereka tampak bahagia dan tak ada satupun yang terlihat baper. Sedangkan Neechan? hanya tersenyum, jikalau ada pangeran Lemper di sisinya, mungkin saja kisah itu akan ada, bahkan lebih dari itu, bakal banyak kenangan disana. Berlanjut berjalan melalui eskalator, melihat ke arah pintu masuk di kawasan pusat perbelanjaan. Neechan melihat rasa sepi yang ada disekitarnya, maklum saja hanya sendirian ke tempat itu tanpa ditemani seorang pun. Bahkan sempat ditanya oleh pengunju...

Dear Pangeran Lemper , I love you!

            Suatu ketika, Neechan termenung seorang diri di sudut lapangan melihat keadaan sekitar, ada yang lagi duduk berduaan ada pula yang lagi jogging bareng. Neechan teringat ketika dulunya ada seseorang yang memberikan suatu kejutan Ditempat yang sama seperti saat ini. Tepat disaat Neechan menginginkan sebuah Lemper langka itu. Namun, kali ini sangat berbeda. Ketika Neechan termenung memikirkan dia, ada hal yang ingin Neechan ucapkan pada sang pangeran lemper suatu saat nanti. Sambil memandang kearah langit yang dipenuhi oleh awan yang cerah.  "dear pangeran Lemper , tengoklah aku, aku sangat merindukanmu, Tapi sayang sekali ya, andai kamu ada disini mungkin aku hanya bisa bilang satu hal… tapi aku hanya bisa melihatmu dari bayang-bayang dalam mimpiku" - gumam Neechan dalam hati sambil tersenyum kearah langit        Setelah itu menoleh kekiri lapangan, Neechan melihat pasangan yang lagi jogging bersama, Neechan m...

Mari Jelajah Musi Triboatton 2016

        Saya sangat mencintai kota kelahiran saya, yaitu Kota Malang dengan udara sejuk dan asri yang membuat saya mempunyai inspirasi banyak tentang kota yang saya tempati sekarang ini. Begitu juga dengan saya terinspirasi dengan menjelajahi kawasan Indonesia salah satunya Jelajah Musi Triboatton yang indah akan Sungai Musinya. Keindahan ini menyerupai surga dunia yang berpindah ke Pulau Sumatera. sumber gambar : http://cikalnews.com Sungai Musi, Sungai yang kelihatannya biasa saja namun hanya digunakan sebagai tempat transportasi saja. Namun, dengan seiring berjalannya waktu,  Sungai Musi ini dijadikan tempat wisata oleh sebagian masyarakat di Indonesia, termasuk saya yang terinspirasi dengan keindahan Sungai Musi ini. Dengan keaneragaman juga keadaan sekitar, saya ingin melihat macam-macam kegiatan dan wisata yang terdapat di kawasan Sungai Musi. Karena keingintahuan saya tentang kegiatan di Musi Triboatton sangat besar, kemudian saya melih...

Salam Hangat Dari Kota Impian #2 [LANJUTAN]

Lanjutan dr cerita kemarin. Dengan wajah tersenyum, Neechan meninggalkan mereka berempat di depan stasiun dan berjalan menuju rumah yang gak jauh dari stasiun kota. Ketika seperempat kilometer Neechan berjalan, Neechan hanya menoleh kebelakang ke arah Lemper dengan senyum menangis tanda lagi kasmaran. Hingga pada akhirnya si Lemper berlari dan menuju ke arah Neechan dengan spontan. ketika Lemper menghampiri sambil memegang tangan Neechan. dia hanya bisa berkata "Neechan, I love You So Much" *Neechan hanya terdiam ketika lemper memegang tangannya. Dalam hati Neechan, dia mencintai sosok seorang lemper yang begitu hangat dan sangat membuat keinginan bertemu lagi dengannya setelah sebulan kepulangan dia ke daerah asalnya. Sebenarnya Neechan tidak menduga hal ini sebelumnya. Yang awalnya hanya mengantarkan Nabilah ke Stasiun kini berubah menjadi sebuah keromantisan dalam perjalanan hidup. Lepet, Nabilah, dan Lontong pun hanya terharu melihat mereka, melihat senyum...

Salam Hangat Dari Kota Impian #2

"Cinta itu berasal dari hati, bukan berasal dari paksaan, datang tibatiba dan menghilang secara misterius, hanya di kota Impianlah cinta itu dapat di temukan kembali, bahkan hingga membawa kenangan itu kedalam mimpi indahmu" - @NennaMSulistya  halo semua pembaca yang ada di Blog ini. Mungkin kalian engga asing dengan cerita bersambung pada part 1 yang bisa di cek kembali di  Salam Hangat Dari Kota Impian #1  yang mengisahkan tentang pemuda yang memberi lemper di saat Neechan sedang menginginkan sebuah lemper yang jauh dan sangat langka hingga teringat sosok pemberi lemper adalah seseorang yang muncul di masa depan. coretan di bulan April.  Malang, 15 April 2016. Sebulan setelah coretan tentang lemper, kini Neechan bersama Nabilah menunggu di sebuah stasiun yang berada di tengah Kota Malang. Menunggu kedatangan pemuda pembawa lepet yang dia bawa dari kampung asalnya, Ambarawa. Nabilah pun menunggu dengan bapernya, karena kereta yang ditumpangi pem...

Salam Hangat dari Kota Impian #1

"Hanya salam untuk dirimu yang ada disana. Dari hati dan juga suasana yang hangat, untuk mengulang kisah dan cerita dari kenangan kota yang dingin untuk meraih impianmu dan juga keinginanmu kelak" - @NennaMSulistya Hello everyone, saya Nenna, mungkin seringkali sapaan d blog ini adalah Neechan. Oke fix, ga perlu kenalan pake rumus volume balok yang biasanya dipelajari di sekolah. Pada Mulanya, jadi begini ceritanya. Suatu  hari Neechan menulis Kalimat yang gak jelas disebuah binder hanya untuk iseng belaka saja, mengapa jadi sebuah tulisan d blog ini? Apakah karena pamer penbrush baru ato binder baru? atau bahkan sebuah kebaperan yang baru?. Mungkin Semua Bisa di baca dalam ringkasan sepanjang ular tangga di bawah ini. Malang, 15 Maret 2016 Suatu ketika pada malam yang penuh dengan kebaperan dengan semangkuk mie instan yang rasa kuah dan gak pake kuah, Neechan menuliskan sebuah lettering untuk kawan yang berada di luar pulau *ceilah kawan*.Konon ibaratnya itu, cinta...